Nonunion
Non union merupakan kegagalan fragmen pada fraktur untuk menyatu atau menyembuh. Biasanya hal itu terjadi ketika bagian yang mengalami fraktur gagal untuk menyembuh secara total dalam waktu 6-9 bulan setelah kecelakaan/trauma. Ada beberapa penyebab terjadinya fraktur yang non union antara lain infeksi, immobilisasi yang kurang, interposisi jaringan lunak antara fragmen fraktur, suplai darah yang kurang, status nutrisi yang buruk, fraktur terbuka, comminuted, segmental ataupun fraktur patologik yang lain. Persendian yang tidak tepat dimana sering disebut pseudoarthrosis sering dijumpai. Pada kondisi ini, terjadi gerakan seperti persendian, dan karena gerakan tersebut akan menghasilkan sinovium dan tepi kavitas dimana kemudian akan diisi oleh cairan sinovial. Secara sederhana, non union dibagi menjadi dua tipe, yaitu infected dan non-infected non union. Pseudiarthrosis congenital atau non union merupakan pseudoartrosis khusus dimana terjadi pada anak-anak tanpa didahului trauma dan fraktur tulang terjadi secara spontan. Kebanyakan terjadi di area tibia dan lengan bawah. Area ini berbeda dengan area non union dimana bergantung pada fraktur atau operasi.
Beberapa Pilihan Terapi:
Non-union Sekunder akibat Infeksi
Fraktur terbuka yang disertai infeksi tulang biasanya akan menyebabkan non
union. Hal ini masih menjadi tantangan bagi ahli bedah tulang. Sebab
disamping harus mengeradikasi infeksi, keadaan non union juga harus
diperbaiki. Terapinya berupa membersihkan/ mengeluarkan tulang terinfeksi
yang telah mati karena akan mengakibaykan kecacatan atau gap pada tulang.
Jika infeksinya tidak terkontrol dan tulang yang terinfeksi luas, amputasi
perlu dipertimbangkan menjadi pilihan terapi. Untuk menyelamatkan lengan/
tungkai, metode Illizarov bisa dipraktekkan. Metode ini bisa memperbaiki
kecacatan maupun gap/ jarak pada tulang, berapapun ukurannya setidaknya akan
lebih dipilih daripada amputasi. Tindakan yang dilakukan berupa membersihkan
debris pada tulang yang luka ke proksimal sampai batas tulang sehat dan
setelah itu diletakkan cincin Illizarov untuk pemanjangan (lengthening). Hal
ini dikerjakan dengan dua tahap yang berbeda. Tahap pertama merupakan
pemendekan segera lengan/tungkai. Tahap ini bertujuan untuk mengeliminasi
bagian tulang yang cacat. Tahap yang kedua merupakan pemanjangan/lengthening
tulang, dilakukan bila infeksinya telah terkontrol dan dikerjakan dengan
kortikotomi (memotong tulang) pada sisi yang jauh dari infeksi sebelumnya.
Dengan penarikan ujung tulang secara gradual menggunakan metode konstruksi
Illizarov, tulang akan memanjang sampai batas yang diinginkan dan gap tulang
akan terisi dengan regenerasi tulang atau tulang yang baru. Pilihan terapi
yang lain adalah transport tulang, dimana setelah menghilangkan bagian
tulang terinfeksi, kortikotomi dilakukan pada sisi yang lain. Fragmen yang
bebas kemudian akan ditransport supaya bertemu/ menyambung dengan ujung
tulang lain tanpa mengubah panjang dari lengan/ tungkai. Hal ini biasanya
diperlukan untuk menempatkan graft tulang pada tahap akhir pengkaitan dimana
operasi lainnya kemudian dilakukan untuk mempercepat penyambungan. Baik pemendekan segera dan transport tulang akan menghasikan panjang lengan/tungkai yang sama serta sejajar dan yang paling penting adalah tulang yang menyambung tersebut akan berfungsi sebagaimana mestinya.
Non-union yang tidak terinfeksi
Jika non union terjadi tanpa infeksi, disebut sebagai aseptic non union.
Ada 2 tipe primer aseptic union berdasar gambaran radiografi, yaitu atropik
(avaskular) dan hipertropi (hipervaskular). Terapinya berbeda untuk
measing-masing tipe. Pada tipe hipertropi, membuat fraktur stabil merupakan
terpai satu-satunya yang diperlukan sebab disini terdapat stimulus
osteogenik. Sedangkan pada tipe avaskular, tidak terdapat stimulus
osteogenik, dan oleh karena itu disamping penstabilan fraktur juga
diperlukan Grafting pada tulang (bone grafting). Klasifikasi klinik non
union menjadi kaku dan bergerak (mobile) juga berguna. Diagnosis klinis non
union dilakukan dengan menipulasi yang lembut pada area non union. Jika
tidak ada gerakan maka merupakan tipe kaku, sedangkan bila terdapat gerakan
maka termasuk tipe bergerak (mobile). Biasanya non union hipertropi
merupakan tipe kaku dan non union atropi merupakan tipe bergerak (mobile).
Terapi untuk hipertropi (hipervaskular) atau non union kaku adalah dengan menjaga stabilitas baik fiksasi ekstrernal maupun internal. Fiksasi internal dengan plat dan sekrup akan membantu stabilitas biaya strip pada sisi yang mengalami non union. Dengan internal fiksasi, grafting pada tulang (bone grafting) hampir selalu diperlukan. Dengan metode Ilizarov, tidak diperlukan pembukaan pada tempat non-union. Hal tersebut tidak hanya membantu kebutuhan stabilitas, tapi juga melakukan kompresi sehingga mempercepat proses penyambungan. Pada non union atropi, stimulus osteogenik muncul dengan melakukan kortikotomi diatas atau di bawah area non union. Dengan penarikan berkala, aliran darah menuju area non union akan meningkat dan oleh karena itu proses penyembuhan akan dimulai. Sekitar 90% sukses melakukan union/penyatuan tanpa adanya grafting pada tulang (bone grafting).
|